Kesenian Tradisional Kuda Lumping

Kuda lumping merupakan kesenian tradisonal yang sudah sangat lama dikenal di Indonesia. Kesenian yang satu ini memang  masih  dilestarikan. Kebanyakan di desa-desa yang masih memegang teguh adat istiadat. Mereka masih suka atau gemar memainkan,  bergoyang, dan menampilkan kesenian tersebut di berbagai acara-acara, misalkan di acara pernikahan, khitanan, acara tertentu, perayaan-perayaan tertentu. Bahkan penyambut bupati pun di tampilkan.

Tidak ada salah sama sekali, kita sebagai generasi penerus wajib melestarikan  kesenian jaranan atau kuda lumping tersebut. Mengingat diperkembangan jaman now sekarang  ini, dunia semakin banyak yang menampilkan ide-ide yang menarik untuk dipertontonkan, sehingga menarik nitizen untuk lebih menonton ke hal yang baru, dan meninggalkan yang lama. Meris sekali mendengarnya, seperti percintaan, kalau  ada yang baru yang lama ditinggalkan, nanti kalau udah bosen sama yang baru baru balik lagi ke yang lama. Cieeee curhat ini jadinya.  Upssss, kembali kepermasalahan yaitu kesenenian kuda lumping. Ketakutan akan punahnya kesenian jaranan dengan digantikannya kesenian-kesenian yang baru ini mulai dikhawatirkan. Pertanyaannya, apa tidak boleh seseorang menampilkan seni mereka?  Jawabannya boleh-boleh saja. Karna itu hak mereka berkreasi. Justru dengan adanya hal yang baru tersebut akan memajukan seni dalam bidang kesenian khusunya di indonesia.

Untuk tetap melestarikan kesenian jaranan itu sendiri adalah cukup dengan kesadaran diri sendiri, bahwa kesenian harus tetap dilestarikan. Upaya pelestarian jaranan ini dilakukan di kampung karya makmur, dengan adanya pembinaan kesenian jaranan tersebut. Mungkin tak hanya di kampung karya makmur saja yang masih melestarikan kesenian jaranan. Kampung tetangga pun juga masih tetap melestarikan kesenian budaya tersebut. Khususnya dikampung karya makmur embal 1, kesenian jaranan masih tetap dibina dan dilestarikan. Contohnya kesenian jaranan aji saputro pimpinan bapak suwito efendi atau lebih dikenal dengan sebutan suwito minyak yang beralamatkan di dusun 6 rawa embal 2. Anda tak perlu kemana-mana untuk menyewa jasa kesenian jaranan, cukup dengan menyewa kesenian jaranan aji saputro tersebut,  untuk mengisi acara anda, baik itu acara nikahan,  khitan, syukuran, lahiran, dll.  Wah jadi promosi ini  !!! Hehehe

Tenang ini bukan promosi,  hanya sekedar menunjukkan keberadaan kasenian jaranan yang ada di kampung karya makmur agar bisa di ketahui orang banyak, bahwa kampung karya makmur berkarya dan melestarikan budaya daerah sampai now (bahasa gaulnya)…😀😀😀

Sekian artikel dari saya, penyuluh dari kampung karya makmur arif febri handoko. Dan jangan sampai ketinggalan postingan dari saya selanjutnya. 👍👍👍👍

Wasalam.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan